Jumat, 09 November 2012

Dampak Positif dan Negatif New Media

A. TWITTER




Tulisan sebelumnya saya telah menjelaskan sekilas tentang twitter. twitter adalah jejaring sosial yang sudah mendunia saat ini. sebuah jejaring sosial pasti akan punya dampak positif dan negatif. nah, tahukah anda tentang dampak positif dan negatif dari Twitter? tulisan ini akan menjelaskan apa saja dampak positif dan negatif dari twitter. penasaran? ayo simak tulisan ini. hehe

Dampak Positif dan Negatif dari Twitter

Dampak Positif :

1.Menambah teman kita

2.Mendapatkan informasi yang terbaru dan terkini, maksudnya kita akan mendapatkan sebuah informasi yang terbaru dan terkini dari twitter, jadinya kita tidak ketinggalan berita. contoh yang pernah dialami oleh saya. ketika presiden AS Barack Obama ke UI, 5 jam sebelum kedatangan presiden as itu jalan margonda di sterilkan dari kendaraan, nah berita disterilkan ini saya dapatkan dari twitter, sehingga saya bisa memutar jalan menuju kampus supaya tidak melewati jalan margonda ini.

3.Bisa Memata-matai aktivitas teman,idola kita. maksudnya kita dapat mengetahui apa yang dilakukan oleh teman /idola kita dengan melihat status mereka. nah loh, ketahuan ya pada memata-matai temannya.hehe

4.Twitter bisa sebagai tempat bisnis dan promosi. bila kita wirausahawan kita dapat menjadikan jejaring sosial ini sebagai media iklan usaha.

5.Meraih ketenaran dan populer. maksudnya disini kita akan menjadi tenar ditwitter dan diketahui diseluruh dunia. contohnya shinta dan jojo yang terkenal akibat video keong racun.

6.Menjaga hubungan teman dengan teman lama sehingga tidak putus kontak.
dan masih banyak lagi.

Dampak Negatif :

1.Membuat Kecanduan. ini dampak negatif yang terjadi dari twitter sehingga orang akan menghabiskan waktunya buat ngetweets dan melupakan tugas di kehidupannya.
contoh bisa lupa mengerjakan tugas di kampus karena keseringan ngetweets

2.Membuat Malas. maksudnya dapat membuat orang tidak melakukan kegiatannya.

3.Menghabiskan waktu.
dampak negatif diatas dapat diatasi dengan cara mengurangi waktu bermain twitter. sehingga kita tidak menjadi kecanduan di kehidupan, dan saya juga kerasa bahwa dampak negatif yang di atas itu terjadi haha :D



B. GOOGLE




Dampak Positif dan Negatif dari Google


Dampak Positif:

1.Dengan adanya mesin pencari pengguna internet dapat dengan mudah menemukan
informasi yang mereka cari hanya dengan mengetikan kata kuncinya

2.Mesin pencari dapat menaikkan traffic dari sebuah web

3.Dan dalam sebuah kasus Google juga membantu seorang pria yang bernama Dr. Scott Becker, seorang pria yang bermukim di Atlanta, Amerika Serikat, reuni dengan puterinya yang telah terpisah 30 tahun berkat pertolongan dunia maya.

4.Dengan adanya layanan google seperti Google erath dapat membantu ahli geologi,maupun orang-orang lainnya untuk dapat melihat lokasi yang dicari

5.menambah pengetahuan

6.mempercepat pencarian informasi yang jelas beserta gambarnya.


Dampak Negatif :


1.Penyuspun ke arsip – arsip rahasia di dunia maya

2.Konten pornografi yang tidak di filter, sehingga dapat diakses semua kalangan

3.Pempublikasian data – data rahasia yang terkadang tersaring dan masuk dalam fitur pencarian di google.

4.Dengan informasi yang sangat luas yang bisa diakses dengan bebas, membuat beberapa orang tidak berusaha bekerja kers untuk mendapat sebuah informasi . ex . tugas sekolah, kuliah.

5.Terlalu terbuka dalam menghimpun informasi

6.Sebagai portal pencari informasi Google bukanlah aplikasi yang aman, karena ia hanya mencari berdasarkan perintah yang dituliskan oleh pengguna. Entah itu baik atau buruk. Entah itu sopan atau tidak. Entah itu serius atau main-main. Entah itu up to date atau out of topic. Entah itu berguna atau tidak.


sumber:
http://auliabcdefgh.blogspot.com/2011/10/dampak-positif-dan-negatif-twitter-d.html

http://alverrocker.wordpress.com/2011/01/02/dampak-positif-dan-negatif-dari-oom-google/

Rabu, 31 Oktober 2012

New Media



Pengenalan New Media

Pada era yang serba instan kini, informasi merupakan sesuatu yang berharga, karena dari informasilah dapat dilakukan analisis terhadap keadaan yang terjadi di setiap belahan tempat maupun waktu. Oleh karena itu terciptalah suatu istilah yang merujuk pada kekuatan penyebaran informasi ini yaitu New Media atau media baru yang mulai menggantikan media media penyebaran informasi yang telah ada.

New Media, mendefinisikan Media Baru sebagai produk teknologi komunikasi dimedia masa mendatang bersama-sama dengan komputer digital. Sebelum 1980-an media diandalkan terutama pada media cetak dan analog seperti koran, bioskop televisi, dan radio.Sekarang kita punya radio televisi, digital dan bioskop, sementara bahkan mesin cetak telah diubah oleh teknologi digital yang baru seperti perangkat lunak manipulasi gambar seperti Adobe Photoshop dan alat-alat desktop publishing. Beberapa teknologi kita bisa

Media baru adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhirabad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak. Beberapa contoh dapat Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD

Dengan beberapa keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa New media merupakan sebuah media komunikasi informasi yang membutuhkan interaksi dari para user atau penggunanya dalam proses peralihan data menjadi informasi yang dalam hal ini berupa informasi yang berbentuk digital.

Contoh New Media

Internet
Digital Cinema
Komputer (PC) Atau Laptop
CD /DVD Player
MP3 Player
Telepon selluler
Game Console, Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Konsep New Media

Terdapat banyak konsep new media pada masa kini, baik yang berkaitan dengan aspek kehidupan, pendidikan, bisnis, politik hingga keperluan penelitian. Berikut beberapa konsep new media:

New Media Sebagai Sarana Publikasi Budaya
Media masa kini ikut berperan penting dalam proses penyebaran, pengembangan dan pembelajaran suatu budaya. Misalnya sejarah suatu kebudayaan bisa kita ketahui melalui intenet atau melalui gambar gambar dan video rekaman.  Namun dibalik itu semua, teknologi yang termasuk media juga ikut menjadi budaya tersendiri bagi pengguananya.

New Media Sebagai Alat Pembelajaran

Pendidikan pada masa kini semakin mudah diperoleh dan kian terjangkau, bahkan oleh kalangan bawah sekalipun. Tidak hanya disekolah saja pendidikan dapat diperoleh, kini dengan adanya perluasan teknologi yang kian menjangkau seluruh tempat, menjadikan ilmu makin mudah didapat dan makin mudah juga untuk dibagi. Sebaga contohnya: kini orang orang di pedesaan mulai mengenal yang disebut internet, mereka belajar banyak hal, seperti ilmu ilmu dalam pertanian, peternakan hingga proyeksi pembangunan untuk daerah mereka sendiri.

New Media Sebagai Sarana Berpendapat

Di era reformasi ini kebebasan adalah suatu hal yang mutlak dimiliki oleh setiap orang. Kebebasan tanpa rasa takut dan terancam menjadi kekuatan untuk pengembangan bagsa itu sendiri. Dalam hal ini media sangat berperan penting dalam mengolah dan menyampaikan kebebasan itu. Misalnya, ketika masa kampanye  pemilihan wakil rakyat, semua orang bebas berpendapat atas pemikirannya, entah itu mendukung atau malah mengkritik suatu system pemerintahan. Ketika suatu kebebasan terbatasi maka akan munculah kekuatan kekuatan yang berusaha untuk memperoleh kebebasan itu kembali. Jadi kebebasan adalah hak setiap manusia.

Pada era digital yang kini sedang berjalan, konsep new media sangat berperan dalam proses perkembangan dan penyebaran suatu teknologi dan informasi, maka dari itu masih banyak hal hal menarik yang dapat digali dari pesatnya perkembangan teknologi masa kini.

sumber: Kompasiana

Selasa, 03 April 2012

RINDU


senjakan malam yang bertabur bintang.
bertanta cahaya bulan nan indah.
keindahannya membisikan cahaya kerinduan yang selalu ku rasa.
rasa sepi ini selalu mengikatku untuk selalu mengingatmu

rasa rinduku membuatku terpaku untuk seorang yang selalu ku nanti dalam hidupku
dimana kamu yang dulu ? pemilik hati ku.
akan kah kau kembali untuk mengobti rasa sepi yg ku rasa tanpa mu
meski ruang yang memisahkan kita namun aku selalu berharap hati mu tak pernah hilang tertiup angin .
kamu selalu menjaga nya selalu untuk ku .

aku ingin kamu yg selalu memiliki hati ku
jgn biarkan. perasaan ini terbang jauh terasa hampa dan sia sia.

krn tanpa hati mu tanpa jiwa mu aku selalu merasa rindu
tak pernah merasa hilang rinduku walau waktu yg mencoba menghalangi kita

Selasa, 03 Januari 2012

Prasangka, Diskriminasi, dan Etnosentrisme

..”Perbedaan Kepentingan”..
Pada point yang pertama ini saya akan menjelaskan tentang Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok. Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda.


Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menebang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.


..”Diskriminasi dan Etnosentris”..
Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliranpolitik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi. Diskriminasi dibagi menjadi 2 yaitu:
  1. Diskriminasi langsung. Terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
  2. Diskriminasi tidak langsung. Terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.
Etnosentrisme yaitu setiap suku bangsa atau ras tertentu memiliki ciri khas kebudayaan yang berbeda dan sekaligus menjadi kebanggaan mereka. Suku bangsa ras tersebut cendrung menganggap kebudayaan  mereka sebagai salah satu prima, riil, logis, sesuai dengan kodrat alam dan sebagainya. Segala yang berbeda dengan kebudayaan yang mereka miliki, dipandang sebagai, dipandang  sebagai suatu yang kurang baik, kurang estetis, dan bertentang dengan kodratnya. Hal tersebut dikenal sebagai Etnosentrisme, yaitu suatu kecendrungan yang menganggap nilai dan norma kebudayaan sendiri sebagai suatu yang prima, terbaik, mutlak, dan dipergunakannya sebagai tolak ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain.


Etnosentris merupakan gejala sosial yang universal, dan sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar, dengan kata lain kecendrungan tidak sadar untuk menginterpresntasikan atau menilai kelompok lain dengan tolak ukur kebudayaannya sendiri. Etnosentrisme dapat dianggap sebagai dasar ideologi Chauvinisme yang pernah dianut  oleh orang Jerman pada zaman Nazi Hitler. Mereka merasa dirinya superior, lebih ungguk dari bangsa-bangsa lain dan memandang bangsa lain sebagai inferior, lebih rendah, nista, dan sebagainya.


..”Prasangka”..
Prasangka (prejudice) diaratikan suatu anggapan terhadap sesuatu dari seseorang bahwa sesuatu itu buruk dengan tanpa kritik terlebih dahulu. Bahasa arab menyebutnya “sukhudzon”. Orang, secara serta merta tanpa timbang-timbang lagi bahwa sesuatu itu buruk. Dan disisi lain bahasa arab “khusudzon” yaitu anggapan baik terhadap sesuatu.
Prasangka menunjukkan pada aspek sikap sedangkan diskriminasi pada tindakan. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk merespon baik secara positif atau negarif terhadap orang, obyek atau situasi. Sikap seseorang baru diketahui setelah ia bertindak atau beringkah laku. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah laku atau tindakan. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak nampak, dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan, aksi yang sifatnya realistis. Dengan demikian diskriminatif merupakan tindakan yang relaistis, sedangkan prsangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh diri individu masing-masing.
Prasangka ini sebagian bear sifatnya apriori, mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri), karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. Prasangka bisa diartikan suatu sikap yang telampau tergesa-gesa, berdasarkan generalisasi yang terlampau cepat, sifat berat sebelah, dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap sesuatu realita. Dalam kehidupan sehari-hari prasangka ini banyak dimuati emosi-emosi atau unsure efektif yang kuat.
Tidak sedikit orang yang mudah berprasangka, namun banyak juga orang-orang yang lebih sukar berprasangka. Mengapa terjadi perbedaan cukup menyolok ? tampaknya kepribadian dan inteligensi, juga faktor lingkungan cukup berkaitan engan munculnya prasangka. Orang yang berinteligensi tinggi, lebih sukar berprasangka, mengapa ? karena orang-orang macam ini berikap dan bersifat kritis. Prasangka bersumber dari suatu sikap. Diskriminasi menunjukkan pada suatu tindakan. Dalam pergaulan sehari-hari sikap prasangka dan diskriminasi seolah-olah menyatu, tak dapat dipisahkan. Seseorang yang mempunyai prasangka rasial, biasanya bertindak diskriminasi terhadap ras yang diprasangkainya. Walaupun begitu, biasa saja seseorang bertindak diskriminatof tanpa latar belakang prasangka. Demikian jgua sebaliknya seseorang yang berprasangka dapat saja bertindak tidak diskriminatif.

..”Pertentangan dan Ketegangan dalam Masyarakat”..
Konflik (pertentangan) mengandung suatu pengertian tingkah laku yang lebih luas dari pada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Dasar konflik berbeda-beda. Terdapat 3 elemen dasar yang merupakan ciri-ciri dari situasi konflik yaitu :
  1. Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau baigan-bagianyang terlibat di dalam konflik
  2. Unti-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-kebutuhan, tujuan-tujuan,  masalah-masalah, nilai-nilai, sikap-sikap, maupun gagasan-gagasan
  3. Terdapatnya interaksi di antara bagian-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan tersebut.
Konflik merupakan  suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu, sampai kepada lingkungan yang luas yaitu masyarakat. Misalnya :
  1. Pada taraf di dalam diri seseorang, konflik menunjuk kepada adanya pertentangan, ketidakpastian, atau emosi-emosi dan dorongan yang antagonistic didalam diri seseorang
  2. Pada taraf kelompok, konflik ditimbulkan dari konflik yang terjadi dalam diri individu, dari perbedaan-perbedaan pada para anggota kelompok dalam tujuan-tujuan, nilai-nilai, dan norma-norma, motivasi-motivasi mereka untuk menjadi anggota kelompok, serta minat mereka.
  3. Para taraf masyarakat, konflik juga bersumber pada perbedaan di antara nilai-nilai dan norma-norma kelompok dengan nilai-nilai an norma-norma kelompok yang bersangkutan berbeda. Perbedan-perbedaan dalam nilai, tujuan dan norma serta minat, disebabkan oleh adanya perbedaan pengalaman hidup dan sumber-sumber sosio-ekonomis didalam suatu kebudayaan tertentu dengan yang aa dalam kebudayaan-kebudayaan lain.
Adapun cara-cara pemecahan konflik tersebut adalah :
  1. Elimination; yaitu pengunduran diri salah  satu pihak yang telibat dalam konflik yagn diungkapkan dengan : kami mengalah, kami mendongkol, kami keluar, kami membentuk kelompok kami sendiri
  2. Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya
  3. Majority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting akan menentukan keputusan, tanpa mempertimbangkan argumentasi.
  4. Minority Consent; artinya kelompok mayoritas yang memenangkan, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta sepakan untuk melakukan kegiatan bersama
  5. Compromise; artinya kedua atau semua sub kelompok yang telibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah
  6. Integration; artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangkan dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak




..”Golongan - Golongan yang Berbeda dan Integrasi Sosial”..
Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kekuatan nasional yang berwujud Negara Indonesia. Masyarakat majemuk itu dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikannya melalui jaringan-jaringan administrasi pemerintahan, politik, ekonomi dan sosial. Untuk lebih jelasnya dikemukakan aspek dari kemasyarakatan tersebut:
1. Suku Bangsa dan Kebudayaannya
2. Agama
3. Bahasa
4. Nation Indonesia



Integrasi Sosial dapat diartikan adanya kerja sama dari seluruh anggota masyarakat mulai dari individu, keluarga, lembaga masyarakat secara keseluruhan. Ini akan terwujud apabila mampu mengendalikan prasangka yang ada di masyarakat sehingga tidak terjadi konflik, dominasi, tidak banyak sistem yang saling melengkapi dan tumbuh integrasi tanpa paksaan. Dalam sejarah tercatat bahwa Sumpah pemuda tahun1928 adalah suatu perwujudan solidaritas sosial yang begitu kental antar golongan pemuda. mereka bergabung, membaur, dan menyatu tidak memandang ras, agama, bahasa, menuju terwujudnya integrasi sosial-integrasi nasional. Bahwa bangsa Indonesia pada hakikatnya adalah satu, corak ragam budaya menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal mengembangkan budaya bangsa seluruhnya, sehingga menjadi modal dasar bagi terwujudnya Integrasi sosial-Integrasi nasional.




..”Integrasi Nasional”..
Integrasi Nasional merupakan masalah yang dialami semua negara di dunia, yang berbeda adalah bentuk permasalahan yang dihadapinya. Menghadapi masalah integrasi sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang dihadapi berbeda dan latar belakang sosio-kultural nation state berbeda pula, sehingga integrasi diselesaikan sesuai dengan kondisi negara yang bersangkutan, dapat dengan jalan kekerasan atau strategi politik yang lebih lunak.

Beberapa permasalahan Integrasi Nasional
1. Perbedaan Ideologi
2. Kondisi masyarakat yang majemuk
3. Masalah territorial daerah yang berjarak cukup jauh
4. Pertumbuhan partai politik

Upaya pendekatan yang harus dilakukan adalah :
1. mempertebal keyakinan seluruh warga negara terhadap Ideologi Nasional.
2. membuka isolasi antar berbagai kelompok etnis dan antar daerah/pulau dengan membangun sarana komunikasi, informasi, dan transportasi.
3. menggali kebidayaan daerah untuk menjadi kebudayaan nasional.
4. membentuk jaringan asimilasi bagi berbagai kelompok etnis baik pribumi atau keturunan asing.
Opini Saya :
menurut saya diskiminasi itu adalah membeda bedakan sesuatu,mungkin dikalangan masyarakat Indonesia tidak begituterlihat jelas karena ras bangsa indoensia sama, tapi kemungkinanpula diskriminasi itu terlihat jelas dikalangan komunitas tertentu ataupun politik,  karena adanya deskriminitas tersebut sebuah organisasiatau komunitas tidak akan berjalan sesuaibagaimana mestinya..

resensi
http://kartikoadi.blogspot.com/2011/11/prasangka-diskriminasi-dan.html